Pasien yang menggunakan selang NGT (Nasogastric Tube) membutuhkan perawatan yang baik agar pemberian makanan, cairan, dan obat dapat dilakukan dengan aman. NGT merupakan selang lunak yang dimasukkan melalui hidung hingga ke lambung dan dapat digunakan untuk memberikan nutrisi serta obat pada pasien yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan melalui mulut. Penjelasan mengenai fungsi dan perawatan NGT juga tersedia dalam panduan Cambridge University Hospitals tentang perawatan NGT.
Perawatan NGT di rumah perlu dilakukan sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Keluarga atau pengasuh juga perlu mengetahui cara menjaga kebersihan, memeriksa kondisi selang, memberikan makanan dan obat, serta mengenali tanda-tanda apabila terjadi masalah.

Memastikan Posisi Selang NGT
Sebelum memberikan makanan, air, atau obat melalui NGT, posisi selang harus dipastikan terlebih dahulu sesuai metode yang telah diajarkan oleh tenaga kesehatan. Hal ini penting karena selang dapat bergeser dari posisi semula.
Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah panjang selang yang terlihat dari hidung. Jika panjangnya berubah, selang terlihat tertarik, atau perekat pada hidung terlepas, jangan langsung memberikan makanan atau obat melalui selang.
Panduan Leeds Teaching Hospitals tentang pemeriksaan posisi NGT juga menekankan bahwa makanan, air, atau obat tidak boleh diberikan melalui NGT apabila posisinya belum dipastikan dengan benar.
Jika selang terlepas, bergeser, atau terdapat keraguan mengenai posisinya, hubungi tenaga kesehatan yang menangani pasien.
Menjaga Kebersihan Selang dan Peralatan
Kebersihan menjadi bagian penting dalam perawatan NGT. Sebelum memegang selang atau menyiapkan makanan dan obat, cuci tangan terlebih dahulu. Peralatan yang digunakan untuk pemberian makanan dan obat juga perlu dijaga kebersihannya.
Area hidung tempat selang masuk perlu diperiksa secara rutin. Bersihkan dengan lembut dan perhatikan apakah terdapat kemerahan, luka, bengkak, atau iritasi.
Perekat selang juga perlu diperhatikan. Jika sudah kotor atau mulai terlepas, penggantian perekat sebaiknya dilakukan sesuai cara yang telah diajarkan tenaga kesehatan agar selang tidak ikut tertarik.
Posisi Pasien Saat Pemberian Makanan
Posisi tubuh pasien sangat penting saat mendapatkan makanan melalui NGT. Pasien sebaiknya berada dalam posisi duduk atau setengah duduk dengan kepala dan tubuh bagian atas terangkat.
Panduan Cambridge University Hospitals tentang pemberian makanan melalui feeding tube di rumah merekomendasikan posisi tubuh yang tegak saat pemberian makanan melalui NGT untuk membantu mengurangi risiko mual, muntah, dan masalah akibat makanan kembali ke atas.
Hindari memberikan makanan ketika pasien berbaring datar. Setelah pemberian makanan selesai, pertahankan posisi tubuh tetap tegak sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Pemberian Makanan Melalui NGT
Makanan melalui NGT harus diberikan berdasarkan jenis, jumlah, jadwal, dan kecepatan yang telah ditentukan oleh tenaga kesehatan atau ahli gizi. Jangan menambah atau mengurangi jumlah makanan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
Sebelum pemberian makanan, pastikan makanan berada pada kondisi yang sesuai dan tidak melewati tanggal penggunaan. Pemberian juga dilakukan secara perlahan sesuai metode yang telah diajarkan.
Perhatikan reaksi pasien selama proses berlangsung. Jika pasien mengalami batuk, tersedak, sesak napas, mual, muntah, atau perut terasa sangat kembung, pemberian makanan perlu dihentikan dan kondisi pasien diperiksa.
Membilas Selang NGT
Pembilasan atau flushing dilakukan untuk membantu menjaga selang tetap terbuka dan mengurangi risiko sumbatan. Waktu dan jumlah air yang digunakan harus mengikuti instruksi tenaga kesehatan karena kebutuhan setiap pasien dapat berbeda.
Pada panduan Cambridge University Hospitals tentang tube feeding di rumah, pembilasan dilakukan pada waktu tertentu, termasuk sebelum dan sesudah pemberian makanan atau obat sesuai rencana perawatan pasien.
Jangan menggunakan air panas untuk membilas NGT. Jika pasien memiliki aturan khusus mengenai jenis air yang digunakan, ikuti petunjuk dari tenaga kesehatan.
Pemberian Obat Melalui NGT
Tidak semua obat dapat diberikan melalui selang NGT. Beberapa jenis obat tidak boleh dihancurkan atau dicampurkan dengan cairan karena dapat mengubah cara kerja obat.
Karena itu, sebelum memberikan obat melalui NGT, tanyakan kepada dokter atau apoteker apakah obat tersebut dapat diberikan melalui selang. Obat sebaiknya diberikan sesuai jadwal dan dosis yang telah ditentukan.
Jika terdapat lebih dari satu jenis obat, jangan langsung mencampurkannya menjadi satu tanpa petunjuk dari tenaga kesehatan.
Mencegah Selang NGT Tersumbat
Sumbatan dapat terjadi ketika sisa makanan atau obat menempel di dalam selang. Kondisi ini dapat mengganggu pemberian nutrisi dan obat kepada pasien.
Untuk membantu mencegah sumbatan, lakukan pembilasan sesuai petunjuk setelah pemberian makanan atau obat. Pastikan juga obat yang diberikan memang sesuai untuk penggunaan melalui NGT.
Jika selang tersumbat, jangan memasukkan benda ke dalam selang dan jangan memberikan tekanan yang berlebihan. Upaya membuka sumbatan dengan cara yang salah dapat merusak selang.
Jika sumbatan tidak dapat diatasi sesuai petunjuk yang telah diberikan, hubungi tenaga kesehatan atau perawat yang menangani pasien.
Merawat Hidung dan Mulut Pasien
Penggunaan NGT dapat membuat hidung terasa tidak nyaman dan mulut menjadi kering, terutama pada pasien yang tidak banyak makan atau minum melalui mulut.
Lakukan kebersihan mulut secara rutin dan bersihkan area sekitar hidung dengan lembut. Perhatikan adanya luka, perdarahan, kemerahan, atau iritasi.
Jika kulit di sekitar hidung semakin merah, terasa nyeri, atau mengalami luka, sebaiknya konsultasikan kepada tenaga kesehatan agar dapat ditangani dengan tepat.
Memperhatikan Kondisi Pasien Setelah Pemberian Makanan
Setelah makanan diberikan, perhatikan kondisi pasien selama beberapa waktu. Amati apakah pasien mengalami mual, muntah, batuk, sesak, perut kembung, atau rasa tidak nyaman.
Keluhan tersebut tidak selalu berarti terjadi masalah serius, tetapi perlu diperhatikan terutama jika muncul berulang atau semakin berat.
Jika pasien sering mengalami keluhan setelah pemberian makanan, keluarga sebaiknya mencatat waktu dan jenis keluhan tersebut untuk disampaikan kepada dokter, perawat, atau ahli gizi.
Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
Selama melakukan perawatan NGT di rumah, keluarga perlu memperhatikan beberapa tanda yang dapat menunjukkan adanya masalah, seperti:
- Selang bergeser atau terlepas.
- Panjang selang yang terlihat berubah.
- Batuk atau tersedak saat pemberian makanan.
- Sesak napas.
- Muntah berulang.
- Perut terasa sangat kembung atau nyeri.
- Selang tersumbat.
- Hidung mengalami perdarahan atau iritasi berat.
- Pasien terlihat sangat lemas atau mengalami perubahan kondisi yang tidak biasa.
Jika muncul keluhan yang berat atau pasien mengalami kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.
Kapan Harus Menghubungi Tenaga Kesehatan?
Jangan menunggu terlalu lama untuk menghubungi tenaga kesehatan jika posisi NGT diragukan, selang terlepas, terjadi sumbatan yang tidak dapat diatasi, atau pasien mengalami keluhan setelah pemberian makanan.
Selang yang bergeser tidak boleh digunakan kembali sebelum posisinya dipastikan sesuai dengan prosedur yang telah diajarkan. Panduan Leeds Teaching Hospitals mengenai perawatan NGT juga menyarankan untuk tidak memasukkan air, makanan, atau obat jika terdapat keraguan mengenai posisi selang.
Segera dapatkan pertolongan medis jika pasien mengalami sesak napas berat, penurunan kesadaran, perdarahan yang tidak berhenti, muntah terus-menerus, atau kondisi darurat lainnya.
Peran Keluarga dalam Perawatan NGT
Keberhasilan perawatan pasien dengan NGT di rumah sangat bergantung pada keteraturan keluarga atau pengasuh dalam mengikuti rencana perawatan. Buat jadwal pemberian makanan dan obat agar tidak terlewat.
Keluarga juga dapat mencatat jumlah makanan atau cairan yang diberikan, jadwal obat, kondisi selang, serta keluhan yang dialami pasien. Catatan tersebut dapat membantu tenaga kesehatan mengevaluasi kondisi pasien saat melakukan kontrol.
Yang tidak kalah penting, keluarga perlu memastikan bahwa setiap orang yang membantu merawat pasien memahami cara menggunakan dan menjaga NGT dengan benar.
Kesimpulan
Perawatan pasien yang menggunakan selang NGT di rumah membutuhkan perhatian terhadap posisi selang, kebersihan, pemberian makanan dan obat, pembilasan, serta kondisi pasien setelah pemberian nutrisi. Keluarga juga perlu memperhatikan kondisi hidung dan mulut serta mengenali tanda-tanda yang menunjukkan adanya masalah.
Dengan mengikuti petunjuk tenaga kesehatan dan melakukan perawatan secara teratur, penggunaan NGT di rumah dapat dilakukan dengan lebih aman dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pasien.
Pesan Layanan SA3 Home Care
Jika keluarga membutuhkan tenaga pendamping untuk perawatan pasien di rumah, Anda dapat berkonsultasi dengan SA3 Home Care mengenai kondisi dan kebutuhan pasien.
Sampaikan kondisi pasien, aktivitas yang membutuhkan bantuan, tingkat kemandirian, jadwal keluarga, serta durasi pendampingan yang diharapkan agar layanan dapat disesuaikan.
Untuk pemesanan secara digital, keluarga juga dapat menggunakan ihomecare.id sebagai jalur pemesanan layanan home care.
SA3 Home Care
🌐 Website: jasaperawatbandung.com
📷 Instagram: @sa3homecare
📱 Pemesanan digital: ihomecare.id
📞 Hubungi SA3 Home Care melalui WhatsApp untuk konsultasi dan pemesanan layanan.
Mengenal ihomecare.id
ihomecare.id merupakan jalur pemesanan digital yang dapat digunakan keluarga untuk mencari dan memesan layanan home care.
Keluarga dapat menggunakan jalur digital tersebut untuk memulai proses pemesanan caregiver maupun perawat home care dari rumah.
Dengan adanya ihomecare.id sebagai jalur pemesanan digital, keluarga memiliki pilihan tambahan ketika membutuhkan tenaga pendamping untuk membantu perawatan atau aktivitas pasien di rumah.
