Setelah mengalami kejang, pasien sering berada dalam kondisi lemah, bingung, dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Fase pasca kejang merupakan periode penting yang menentukan keamanan dan kenyamanan pasien, terutama pada lansia dan pasien dengan gangguan saraf seperti stroke. Perawatan yang tepat setelah kejang dapat membantu mencegah komplikasi, cedera, serta mengurangi risiko kejang berulang.

Kondisi Pasien Setelah Kejang
Pada fase pasca kejang, pasien biasanya mengalami beberapa kondisi berikut:
- Tubuh terasa sangat lelah dan lemas
- Kesadaran menurun atau tampak bingung
- Sakit kepala atau nyeri otot
- Sulit berbicara untuk sementara
- Emosi tidak stabil atau tampak gelisah
Kondisi ini bersifat sementara, namun tetap memerlukan pemantauan agar pasien tidak mengalami cedera atau komplikasi tambahan.
Langkah Awal Perawatan Pasca Kejang
Beberapa langkah awal yang perlu dilakukan setelah kejang antara lain:
- Pastikan jalan napas aman dengan memposisikan pasien miring.
- Berikan waktu istirahat hingga kondisi pasien lebih stabil.
- Pantau kesadaran dan pernapasan secara berkala.
- Hindari aktivitas berat sampai pasien benar-benar pulih.
Perawatan Lanjutan di Rumah
Setelah kondisi awal stabil, perawatan lanjutan di rumah menjadi sangat penting. Beberapa aspek perawatan pasca kejang meliputi:
Pemantauan rutin
Kepatuhan minum obat
Jika pasien mendapatkan obat antikejang, konsumsi harus sesuai jadwal dan dosis. Melewatkan obat dapat meningkatkan risiko kejang berulang.
Lingkungan yang aman
Pastikan rumah bebas dari risiko jatuh, seperti lantai licin, sudut tajam, dan pencahayaan yang kurang.
Nutrisi dan cairan
Asupan makanan seimbang dan cairan yang cukup membantu pemulihan kondisi tubuh dan fungsi otak.
Istirahat yang cukup
Kurang tidur dapat menjadi pemicu kejang. Pola tidur teratur sangat dianjurkan.
Perawatan Pasca Kejang pada Lansia dan Pasien Stroke
Pada lansia dan pasien stroke, perawatan pasca kejang membutuhkan perhatian ekstra. Kondisi fisik yang sudah melemah meningkatkan risiko cedera. Pendampingan saat berjalan, mandi, dan berpindah posisi sangat diperlukan. Latihan ringan dan fisioterapi dapat membantu mengembalikan fungsi tubuh secara bertahap.
Peran Caregiver dan Perawat Home Care
Caregiver dan perawat home care berperan penting dalam perawatan pasca kejang, antara lain:
- Memantau kondisi pasien setiap hari
- Mengingatkan jadwal minum obat
- Membantu aktivitas harian pasien
- Menjaga keamanan dan kenyamanan pasien
- Melaporkan perkembangan pasien kepada keluarga
Pendampingan yang konsisten membantu pasien merasa lebih aman dan keluarga menjadi lebih tenang.
Segera hubungi tenaga medis apabila:
- Kejang berlangsung lebih dari beberapa menit
- Kejang terjadi berulang dalam waktu singkat
- Pasien tidak sadar dalam waktu lama
- Terjadi cedera serius saat kejang
- Kondisi pasien memburuk setelah kejang
Pemeriksaan medis diperlukan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Penutup
Perawatan pasca kejang merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kualitas hidup pasien. Pemantauan yang baik, kepatuhan minum obat, lingkungan yang aman, serta pendampingan profesional dapat membantu pasien menjalani pemulihan dengan lebih nyaman di rumah.
Untuk memudahkan keluarga, pemesanan layanan caregiver dan perawat medis kini dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi ihomecare.id. Dengan sistem yang ramah dan mudah digunakan, keluarga dapat mengatur layanan pendampingan sesuai kebutuhan pasien secara aman dan terpercaya.
🌐 jasaperawatbandung.com
📷 @sa3homecare
📱 ihomecare.id




