Kejang pada lansia dan pasien stroke sering kali membuat keluarga panik karena muncul secara tiba-tiba dan sulit diprediksi. Kondisi ini bukan hanya menimbulkan rasa takut, tetapi juga berisiko menyebabkan cedera serius jika tidak ditangani dengan tepat. Pada usia lanjut dan pasien dengan riwayat stroke, kejang dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada sistem saraf yang membutuhkan perhatian medis dan pendampingan khusus.
Memahami penyebab kejang sangat penting agar keluarga dapat melakukan pencegahan, penanganan awal yang tepat, serta menentukan jenis perawatan yang sesuai di rumah.
Apa Itu Kejang?
Kejang adalah kondisi ketika terjadi aktivitas listrik abnormal di otak yang menyebabkan perubahan perilaku, gerakan tubuh tidak terkontrol, hingga penurunan kesadaran. Kejang tidak selalu identik dengan epilepsi. Pada lansia dan pasien stroke, kejang sering kali dipicu oleh kondisi medis tertentu atau komplikasi penyakit yang sudah ada sebelumnya.
Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh mengalami penurunan, termasuk otak. Beberapa penyebab umum kejang pada lansia antara lain:
- Gangguan Pembuluh Darah Otak
Penyempitan atau kerusakan pembuluh darah otak dapat mengganggu aliran darah dan memicu aktivitas listrik abnormal. - Riwayat Stroke
Stroke lama maupun stroke baru dapat meninggalkan jaringan parut di otak yang menjadi pemicu kejang. - Gangguan Elektrolit
Ketidakseimbangan natrium, kalsium, atau gula darah sering terjadi pada lansia dan dapat memicu kejang. - Infeksi Sistem Saraf
Infeksi seperti meningitis atau ensefalitis lebih berisiko terjadi pada usia lanjut dengan daya tahan tubuh menurun. - Efek Samping Obat
Beberapa obat yang dikonsumsi lansia dapat memengaruhi sistem saraf jika dosis tidak sesuai atau terjadi interaksi obat.
Penyebab Kejang pada Pasien Stroke
Pada pasien stroke, kejang bisa muncul sebagai komplikasi, baik dalam fase akut maupun jangka panjang. Penyebabnya meliputi:
- Kerusakan Jaringan Otak
Area otak yang rusak akibat stroke dapat menjadi fokus kejang. - Perdarahan Otak
Pasien stroke perdarahan memiliki risiko kejang lebih tinggi dibanding stroke sumbatan. - Pembengkakan Otak (Edema)
Tekanan di dalam otak yang meningkat dapat mengganggu aktivitas listrik normal. - Infeksi Pasca Stroke
Infeksi yang terjadi selama masa pemulihan dapat memperburuk kondisi saraf. - Kelelahan dan Kurang Tidur
Kondisi fisik yang lemah dan pola tidur yang terganggu sering memicu kejang berulang.
Tanda Kejang yang Perlu Diwaspadai
Kejang tidak selalu berupa gerakan kaku atau kejang hebat. Beberapa tanda lain yang sering tidak disadari keluarga antara lain:
- Tatapan kosong mendadak
- Gerakan kecil berulang pada tangan atau wajah
- Penurunan kesadaran sesaat
- Bicara tidak jelas secara tiba-tiba
- Tubuh terasa lemas setelah episode tertentu
Jika tanda-tanda ini sering muncul, segera konsultasikan dengan tenaga medis.
Penanganan Kejang pada Lansia dan Pasien Stroke
Penanganan kejang harus disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah penting meliputi:
- Pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti
- Pengaturan obat sesuai anjuran dokter
- Pengawasan ketat aktivitas pasien
- Pencegahan risiko jatuh dan cedera
- Pendampingan harian yang konsisten
Pada pasien yang tidak mandiri, pendampingan di rumah menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pasien.
Peran Caregiver dan Perawat Home Care
Pasien lansia dan stroke dengan riwayat kejang membutuhkan pengawasan rutin. Caregiver dan perawat home care berperan dalam:
- Memantau kondisi harian pasien
- Membantu aktivitas sehari-hari dengan aman
- Mengingatkan jadwal obat
- Mengobservasi tanda awal kejang
- Memberikan laporan kondisi kepada keluarga
Pendampingan yang tepat membantu menurunkan risiko komplikasi dan memberikan rasa tenang bagi keluarga.
Solusi Perawatan Aman Bersama SA3 Homecare
SA3 Homecare menyediakan layanan pendampingan caregiver dan perawat medis untuk lansia serta pasien stroke dengan risiko kejang. Pendampingan dilakukan secara profesional, humanis, dan disesuaikan dengan kondisi pasien di rumah. Dengan pengawasan yang tepat, pasien dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih aman dan nyaman.
Penutup
Kejang pada lansia dan pasien stroke bukan kondisi yang boleh diabaikan. Dengan memahami penyebab, tanda awal, serta pentingnya pendampingan yang tepat, keluarga dapat membantu pasien menjalani kehidupan yang lebih aman dan berkualitas di rumah.
Kini proses pemesanan layanan pendampingan menjadi lebih mudah dan praktis. Keluarga dapat melakukan pemesanan caregiver atau perawat secara online melalui aplikasi ihomecare.id. Cukup pilih layanan yang dibutuhkan, tentukan jadwal, dan tim SA3 Homecare siap membantu langsung ke rumah dengan sistem yang aman dan terpercaya.
🌐 jasaperawatbandung.com
📷 @sa3homecare
📱 ihomecare.id




