Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pasien Menggunakan Oksigen di Rumah

Mengapa penggunaan oksigen di rumah perlu diperhatikan?

Sebagian pasien membutuhkan terapi oksigen karena kondisi medis yang memengaruhi kadar oksigen dalam tubuh. Terapi ini dapat dilakukan di rumah apabila dokter menilai pasien membutuhkannya dan memberikan petunjuk penggunaan.

Meskipun membantu perawatan pasien, oksigen harus digunakan dengan benar. Pengaturan aliran yang tidak sesuai dapat membahayakan pasien, terutama jika pasien memiliki penyakit paru atau kondisi medis tertentu.

Keluarga perlu memahami cara menggunakan peralatan, menjaga keselamatan lingkungan, serta mengetahui kapan harus meminta bantuan tenaga kesehatan.

Cara menjaga keamanan penggunaan oksigen

1. Ikuti petunjuk dokter

Gunakan oksigen sesuai aliran dan durasi yang diresepkan. Jangan mengubah pengaturan aliran sendiri hanya karena pasien terlihat sesak atau merasa lebih nyaman dengan aliran yang berbeda.

Jika pasien masih sesak meskipun oksigen digunakan sesuai instruksi, segera hubungi tenaga medis. Jangan menganggap peningkatan aliran oksigen sebagai solusi untuk semua kondisi.

2. Jauhkan oksigen dari api

Oksigen tidak terbakar dengan sendirinya, tetapi dapat mempercepat pembakaran. Karena itu, jangan merokok atau menyalakan api di dekat peralatan oksigen.

Jauhkan peralatan dari lilin, kompor, dan sumber percikan api. Pasang pengingat keselamatan di area penggunaan oksigen jika diperlukan.

3. Tempatkan peralatan dengan aman

Letakkan tabung atau perangkat oksigen sesuai petunjuk penyedia alat. Tabung perlu diamankan agar tidak jatuh atau terbentur.

Pastikan selang tidak menghalangi jalur berjalan. Selang yang melintang di lantai dapat meningkatkan risiko tersandung, terutama bagi lansia dan pasien yang menggunakan alat bantu jalan.

4. Periksa peralatan secara rutin

Perhatikan kondisi selang, sambungan, dan masker atau kanula hidung. Pastikan alat digunakan sesuai instruksi dan tidak menunjukkan kerusakan.

Jangan memperbaiki bagian alat yang rusak dengan cara improvisasi. Hubungi penyedia peralatan jika terdapat masalah teknis.

5. Jaga kebersihan alat

Bersihkan komponen sesuai petunjuk produsen atau tenaga kesehatan. Jangan menggunakan cairan pembersih atau bahan tambahan yang tidak dianjurkan.

Jika pasien mengalami iritasi pada hidung atau kulit di sekitar alat, sampaikan keluhan tersebut kepada tenaga kesehatan agar dapat diperiksa.

6. Siapkan rencana jika listrik padam

Jika pasien menggunakan konsentrator oksigen yang memerlukan listrik, tanyakan kepada penyedia alat dan tenaga kesehatan mengenai rencana cadangan ketika listrik padam.

Pastikan keluarga mengetahui cara memperoleh bantuan dan memahami pilihan cadangan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Jangan menggunakan alat pengganti tanpa petunjuk yang benar.

Tanda pasien membutuhkan pertolongan medis

Perhatikan perubahan kondisi seperti sesak napas yang memburuk, bibir tampak kebiruan, kebingungan mendadak, atau penurunan kesadaran. Gejala tersebut dapat menunjukkan keadaan darurat.

Jika pasien mengalami tanda bahaya, segera hubungi layanan darurat atau fasilitas kesehatan. Jangan menunda pertolongan hanya karena pasien sudah menggunakan oksigen.

Perawatan Pasien di Rumah dengan Dukungan SA3 Home Care

Merawat pasien yang menggunakan oksigen membutuhkan perhatian terhadap kondisi pasien dan keamanan peralatan. Keluarga juga perlu memahami instruksi medis agar tidak mengubah terapi tanpa arahan.

SA3 Home Care menyediakan layanan jasa perawat di rumah untuk membantu kebutuhan perawatan pasien sesuai kondisi dan kebutuhan keluarga. Sebelum menggunakan layanan, sampaikan informasi tentang terapi oksigen dan kondisi medis pasien agar kebutuhan pendampingan dapat dievaluasi dengan tepat.

 

Nama Layanan: SA3 Home Care

Instagram: SA3 Home Care

WhatsApp: 0823 1919 9534

Konsultasi Sekarang